Ternyata ini penjelasannya, Hukum Islam Trading Halal atau Haram?

Mau cobain trading , tapi tiba-tiba penasaran hukum dalam islam gimana? Trading saham halal atau haram sih? Yuk coba baca ini.. eitss sbelum itu kami juga sudah merangkum mengenai apa sih itu trading? dan kamu bisa mengetahuinya Disini.

Sebagai orang yang tunduk pada agama pastilah sangat mentaati aturan pada agama. Nah sebagai muslim yang taat kawan-kawan kita nih masih banyak yang bingung.

Seperti yang kalian tau ya pada dasarnya trading forex sendiri kan artinya transaksi atau jual beli mata uang. Masih bingung ?

Contohnya gini.. Kurs USD meningkat, kamu coba peruntungan investasi dong membeli dollar dengan IDR (Indonesia Rupiah).

Nah transaksi pertukaran valas ini udah biasa dilakukan online di pasar uang jelas bisa kan dilakukan di rumah hanya modal personal computer atau smartphone dan jaringan internet.

Kalian pasti sering dengar kan ada yang bilang trading forex haram karena itu sama aja kayak judi…

Ih jangan sok tau dulu.. trading forex halal atau haram itu harus dilakukan dengan ilmunya tersendiri dan harus sesuai syariat islam (bagi yang beragama islam)

Di Indonesia pada perkara tentang trading halal atau haram sudah ada Undang-undangnya, MUI juga sudah buka suara..

Yang udah kepoin lanjut dulu yuks..

Hukum trading forex dalam islam

Dalam islam syarat dalam berniaga atau berdagang transaksi jual atau beli diperbolehkan asalkan barang yang diperjualbelikan bukan termasuk golongan barang yang haram, dari hasil haram, dan sistemnya yang haram.

Berdagang dalam islam masuk golongan halal jika memenuhi syarat ini yaitu bebas dari 3 hal berikut:

  1. Unsur kebohongan atau penipuan atau seperti menyembunyikan kerusakan defect suatu produk
  2. Unsur penganiayaan
  3. Unsur murni spekulasi seperti judi. Yang dimaksud seperti jika saat beruntung ya mendapat hasil positif, kalau sedang tidak beruntung maka mendapat hasil yang tidak baik.

Konsep dari perjual belian (berdagang) atau trading forex ini seperti kisah peristiwa yang pernah terjadi dan dialami pada masa Rasulullah dahulu.

Kesamaannya meliputi tentang transaksi jual beli (dagang) emas ataupun perak itu harus dibayar langsung secara tunai ataupun lunas agar pihak pedagang dan pembeli terhindar dari sifat riba dalam berdagang.

Hal ini disebutkan dalam hadits berikut:

“Emas hendaklah dibayar emas, perak dengan perak, barli dengan barli, syar’i dengan syar’i, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam , dalam hal sejenis serupa dan sama maka harus secara kontan. Maka jika jenisnya yang diperdagangkan dan dibayarkan berbeda jenis, jual lah sekehendak kalian dengan syarat secara kontan” (HR.Muslim).

Nah hadist diatas itu maksudnya, kita gak apa-apa diperbolehkan kok jual beli saham ataupun barang asal harus adanya prinsip keadilan untuk kedua belah pihak.

Untuk dagang yang berbeda jenis, seperti trading forex halal saja jika semua harus dibayar secara kontan atau lunas atau langsung dan nilainya yang sama atau hal yang sepadan.

Lah, kan trading punya kaitan erat sama spekulasi tentang masa depan? Terus gimana biar nilainya sama dan tetap halal?

Maka dari itu sob, kalian trading agar halal harus dibayar secara tunai atau lunas biar nilainya itu setara, pada saat itu juga.

Bisa saja kan besoknya nilai dari daganganmu naik atau berubah, makannya harus disamakan disetarain biar terhindar dari riba yang merugikan salah satu dari kedua belah pihak..

Dibawah ini ada beberapa perkara atau syarat atau rukun dalam trading yang halal dalam agama islam, sebagai berikut:

Trading Saham Halal Atau Haram

  1. Objek atau barang yang diperdagangkan itu jelas, nyata, real. Maksudnya dalam segi wujud ukurannya, jenisnya, sifatnya, nilai kurs, waktu terjadinya transaksi, dan tempat terjadinya transaksi tersebut.
  2. Harga tukar haruslah jelas. Harus diketahui di awal kesepakatan. Mudah dinilai dan diukur.
  3. Harus adanya kejelasan kualitas objek saat transaksi. Dr. Khalid Zeed Abdullah Basalamah, Lc., M.A. atau biasa kita sebut Ustadz Khalid pernah memberi contoh pada jama’ah dalam ceramahnya..

“Hukumnya Mulamasah, contohnya pada saat kita membeli kain, hanya menyentuh saja tanpa mengecek keseluruhan, itu dilarang. Bahkan sudah termasuk haram.

Karena kalau kita beli itu barang, terus kita baru ngecek di waktu berikutnya dan ternyata barang (kain) itu sudah rusak maka belum tentu boleh dikembalikan. Ini saja sudah cukup untuk dilarang.

Larangan aja ada untuk hal kecil dan sederhana, apalagi untuk hal yang lebih besar lebih pantas untuk haram, lebih pantas untuk tidak boleh.

Wallahualam”.

  1. Harus adanya kejelasan kesepakatan harga. Dari awal kedua pihak sudah setuju tentang berapa harga yang pantas dan disepakatinya.

Lanjut yuk kulik lagi trading halal atau haram sih?

Hukum Trading Menurut MUI

Hukum trading halal atau haram menurut MUI (majelis ulama Indonesia), pada fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional No. 28/DSN/MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf) disana menyebutkan..

Bahwa trading halal atau haram agar jelas halal dan yang diperbolehkan transaksi jual beli mata uang boleh jika memenuhi kriteria berikut:

  1. Tidak untuk berspekulasi (untung-untungan , mencoba untung semata)
  2. Adanya kebutuhan untuk transaksi atau untuk berjaga sebagai simpanan.
  3. Apabila transaksi dilakukan pada mata uang yang sama, maka nilainya harus sama dan secara tunai,kontan ( Al-Taqabudh).
  4. Apabila jenisnya berbeda maka transaksi harus dilakukan dengan nilai kurs (nilai tukar) sama yang berlaku saat transaksi itu dilakukan dan harus secara tunai.

MUI hanya memberi label trading Halal pada jenis trading spot dari empat jenis transaksi trading. Tiga yang diberi label trading HARAM yaitu jenis transaksi trading swap, forward, dan option.

Mengapa? Baca hal berikut..

Jenis transaksi Valuta Asing dan Hukumnya dalam Islam

Transaksi trading Spot, transaksi trading yang di anggap halal yang hanya diperbolehkan oleh MUI.

Transaksi spot adalah transaksi jual beli valas mata uang asing yang dilakukan dan penyerahan saat itu juga atau biasa disebut over the counter (OTC) selambat-lambatnya dalam jangka dua hari.

Karena dua hari tersebut di anggap sebagai alur proses penyelesaian sebuah transaksi jual beli yang tidak bisa dihindari juga merupakan sebuah transaksi internasional.

Transaksi trading forward, transaksi trading jual beli valas mata uang asing yang nilainya sudah ditetapkan di awal atau masa sekarang namun di jualnya di waktu yang akan datang.

Hukumnya haram karena nilai harga yang tersepakati dan waktu transaksinya dilakukan di waktu lain yang akan datang, tidak pada saat itu juga.

Transaksi trading swap, transaksi trading jual beli valas ini hukumnya haram, karena mengandung unsur prinsip spekulasi yang ditemukan seperti pada judi.

Karena transaksi trading swap ini mengkombinasikan harga pembelian dan juga penjualan disaat bersamaan, yang mana mata uang yang sejenis atau sama terus naik.

Transaksi trading option, sama dengan transaksi trading swap hukumnya adalah haram karena ada unsur spekulasi juga seperti berjudi.

Karena kontrak transaksi jual beli valas dalam nilai atau harga dan jangka waktu hingga akhir tanggal tertentu.

Hukum trading forex transaksi jual beli saham adalah halal asalkan produknya halal, sistemnya perusahaannya halal, perusahaannya diketahui jelas, modalnya halal, sumbernya dananya halal, dan akadnya halal.

Trading Halal atau Haram hukumnya kalau transaksi trading forex mengambil keuntungan dari saat naik atau saat turunnya suatu mata uang karena menjadikan uang sebagai komoditas ya jelas haram.

Biasanya unsur munculnya spekulasi pada dasarnya ada harga yang tidak boleh diketahui pada saat pembeli memutuskan untuk membeli dengan pada saat barang diterima atau di periksa lagi oleh pembeli.

Maka dari itu, harus dipelajari dahulu ilmu trading halal atau haram sebelum nyemplung langsung ke dunia trading, harus ada bekal pengetahuan kayak manajemen keuangan, analisa teknikal dan fundamental.

Gimana udah jelas dan gamblang kan?

Jadi kalau kamu ingin melakukan transaksi trading saham forex atau emas jangan ragu dan khawatir lagi trading halal atau haram karena sudah mendapat label halal untuk jenis trading spot.

Sampai sini dulu penjelasan tentang trading halal atau haram dan hukumnya dalam Islam.

Kiranya artikel ini bermanfaat kami akan sangat senang jika kalian berbaik hati menyebarkan informasi ini ke teman dan keluarga kalian. Agar tidak ada lagi yang salah mengartikan trading itu halal atau haram.